Tajamnya Penamu


Jari-jari manusia seperti jarimu bisa sangat tajam, status yang dibuat seseorang bisa sangat menyanjung dan bisa sangat menjatuhkan bahkan bisa melukai dengan sangat parah.

Ujung pena
Hati-hati dengan tulisan-tulisanmu

Saya adalah pengguna media sosial yang sebenarnya belum lama, kira-kira satu tahun setengah saya menggunakan dengan frekwensi cukup sering. Hal ini karena saya memerlukan hiburan yang juga bisa untuk bersilaturomi dengan saudara-saudara dan teman-teman sekampung saya. Saya menyadari bahwa media itu cukup efektif, saya melihat kenyataan bahwa anak-anak kampung saya yang berada di luar desa senang menggunakan media sosial untuk mengurangi kerinduan kepada kampung halamannya.

Awalnya saya hanya menggunakan satu media sosial saja yang saya anggap dominan. Di luar dugaan ternyata banyak sekali kalau enggak dibilang semua anak-anak kampung saya menggunakan media sosial ini. Dalam hati saya maklum karena media sosial inilah yang paling terkenal. Akan tetapi pada media yang satu ini banyak status yang mencantumkan link ke media sosial lainnya. Ini berarti mereka menggunakan banyak platform media sosial untuk aktifitas sosialnya.

Berdasarkan keadaan di atas saya mencoba membuat akun di platform media sosial lainnya, astaga….. saya heran ternyata mereka juga aktif di medsos dengan banyak platform. Akhirnya saya menyadari bahwa ini adalah fenomena yang tidak bisa dihindari lagi dimana medsos menjadi satu bagian dalam hidup mereka.

Sudah Banyak Dampak Medsos

Banyaknya pengguna medsos segala platform sampai desa-desa mengingatkan saya akan banyaknya peristiwa yang positif maupun negatif yang bersumber dari status di medsos. Peristiwa ini diantaranya menyebabkan kasus di berbagai bidang kehidupan.  Sudah banyak kasus karena status di media sosial berakhir di meja hijau.

Dampak media sosial lain bisa sangat keras, seperti seorang yang bunuh diri akibat di bully di media sosial. Untuk kasus ini maka status di media sosial mengakibatkan seseorang kehilangan nyawanya.

Selain dari kasus yang negatif, banyak hal-hal positif akibat dari status media sosial. Tidak jarang pendapat para netizen menjadikan petunjuk bagi tokoh-tokoh masyarakat untuk menentukan arah kebijakan sehingga sesuai dengan keinginan masyarakat banyak. Dalam kasus demikian maka media sosial menjembatani antara masyarakat biasa dengan para pemimpin. Sehingga sinergi positif terbentuk yang mengakibatkan bisa dicapai output yang lebih baik.

Hati-hati dengan Jarimu

Lalu akibat yang bagaimana yang kita inginkan dari kegiatan kita bermedsos? Sebaiknya akibat yang positiflah yang kita dapatkan. Untuk mencapai ini maka perlu berhati-hati dalam bermedia sosial, terutama pada saat menuliskan status atau mengomentari status.

Ngetik stagus
Kekuatan jari-jarimu dalam bermedsos

Status seseorang bisa berdampak sangat luas, sebagai ilustrasi apabika akun anda berteman dengan 5.000 orang maka status yang anda tuliskan bisa dibilang tidak bisa dihapus. Tulisan anda pada status memang bisa dihapus, akan tetapi bisa jadi pada saat dihapus teman anda yang 5.000 itu sudah ada yang share, dan mungkin saja teman dari teman anda juga sudah membagikan status anda. Dengan kata lain apa yang anda tuliskan walaupun dihapus tapi sudah menjadi buah bibir di media sosial yang bersifat viral, anda tidak bisa menghentikannya lagi.

Tips Membuat Status

Bagi yang ingin statusnya di media sosial tidak menimbulkan masalah, mungkin tip-tip ini bisa dipertimbangkan :

  • Buatlah status atau komen dengan niat baik.  Apabila anda menuliskan status atau komen dengan niat baik maka yang akan keluar pada tulisan anda juga baik, hal ini sesuai dengan yang diajarkan pada Agama Islam supaya kita melakukan segala-sesuatu dengan niat baik.
  • Jangan posting hal-hal yang menyinggung SARA.  Apabila anda tidak ingin mencari masalah sebaiknya menghindari posting yang menyinggung Suku, Agama tertentu maupun Ras tertentu.
  • Hindari posting saat mood kurang baik.  Kalau anda lagi marahan sama calon anda atau pasangan anda sebaiknya menghindari posting di media sosial. Tanpa anda sadari bisa saja perasaan anda terbawa dan tanpa sengaja anda menyerang seseorang. Akibatnya pembaca postingan anda bisa saja merasa tersinggung, padahal anda tidak punya maksud apa-apa terhadap orang itu.
  • Hindari menyerang atau mendiskreditkan seseorang di media sosial.  Apabila anda melakukan ini maka anda akan memperluas masalah anda bukannya menyelesaikannya.  Orang yang tidak sependapat dengan anda bisa saja menyerang anda. Jika demikian maka masalah anda akan semakin besar.

Demikian sedikit yang mungkin bisa membantu membuat status yang baik dalam bermedia sosial supaya tidak timbul masalah dikemudian hari. Selamat menikmati media sosial. Ingat. Jarimu bisa sangat tajam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s